Rabu, 23 Januari 2013

Sekedar Perayaan


Hibahmu tak nyata bagiNya. Tuk Janus.
Puja-puja mereka kini hilang, terganti pujur
Ramai sudah di pesisir. Pupus
Menutup lipatan, punggung pudar

Benar, kita pemuja Tuhan
Tapi di belakang katamu tidaklah kekal

Mereka menunggu waktu menutup tahun.

Lau tiba datangnya malam khayal
Pagi esok kembali lagi kecelaan

Dimana persembahan syukur?
Sekali lagi! dengan puja pujur
Lenyap khudu. Hanya lalu lisan
Semarak sekedar Labium unggunan

                                   31 Desember 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar